Assalamuaaikum..
Adalah indah sebuah perkahwinan tetapi harus disertakan dengan perisai tatkala munculnya gelora tanpa disangka agar tidak terkejut dan boleh dihadapi bersama.Jangan jadikan sebuah perpisahan sebagai sebuah kebahagiaan..

Selamat Datang ke laman Anna, segalanya yang dicoretkan disini adalah untuk dikongsikan bersama...Teruskan pembacaan anda!!

Jan 18, 2011

Hiburan yang melalaikan

http://www.dudung.net/images/spacer.gif
Artikel Islami
Hiburan yang Melalaikan  
Oleh: Asril MT
"Nyanyian dan permainan hiburan yang melalaikan menumbuhkan kemunafikan dalam hati, bagaikan air menumbuhkan rerumputan. Demi yang jiwaku dalam genggaman-Nya, sesungguhnya Alquran dan dzikir menumbuhkan keimanan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan rerumputan." (HR Ad-Dailami).
Di era globalisasi kini, arus informasi mengalir sedemikian derasnya seakan tak terbendung. Berbagai jenis hiburan pun ada. Televisi dan radio menayangkan setiap saat. Semuanya diserahkan kepada kita untuk memilih dan memilah. Sayangnya tak semua orang bisa melaksanakannya. Sebagian besar anak-anak dan orang tua --terutama kaum ibu-- menghabiskan waktu di depan layar kaca. Sementara waktu untuk belajar dan menambah keimanan jauh lebih sedikit.
Islam tidak melarang orang untuk bersenang-senang asalkan sesuai porsinya, memberikan nilai tambah dan manfaat. Apabila hiburan yang melalaikan terlalu sering kita nikmati maka tidaklah mengherankan jika kemunafikan tumbuh subur. Sangat sayang bila waktu dibuang-buang hanya untuk hiburan yang melalaikan.
Allah SWT berfirman: "Demi masa. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang yang beriman dan beramal shaleh. Dan saling menasihati dalam kebenaran serta saling menasihati dalam kesabaran." (QS Al-Ashr: 1-3).
Dalam ayat yang lain Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna." (QS Al-Mu'minuun: 1-3).
Marilah kita introspeksi, apakah kita rela membuat anak kita bahkan diri kita menjadikan tontonan sebagai tuntunan. Lebih mengenal Panji Manusia Millenium daripada Sahabat Nabi, lebih tahu soal Saras-008 daripada Siti Fatimah RA. Sementara tuntunan sejati yang membawa keselamatan yakni Alquran dan Asunah kita jadikan tontonan dan ditinggalkan.
"Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya." (QS Al-Isra': 36).

No comments:

Post a Comment

Cintailah seseorang itu atas dia siapa dia sekarang dan bukan dia sebelumnya.kisah silam tidak perlu diungkitkan lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya dengan sepenuh hati...

Find me

Wasallam...

Thanks for visiting me!!!